Proses pembuatan dage, tidak jauh berbeda dengan proses pembuatan tempe kedelai. Semua bahan-bahan dibersihkan, dikukus dan selanjutnya diberi laru atau ragi agar terjadi fermentasi. Seperti halnya mendoan, bakwan atau tahu brontak, dage lazim dijambal alias dimakan begitu saja. Tapi bila digunakan untuk lauk makan nasipun, rasanya tetap nylekamin. Selain digoreng, dage bisa diolah menjadi sayur oseng.
Dage merupakan ‘saudara kandung’ bongkrek. Sama-sama berbahan baku bungkil kelapa. Bedanya, pada bongkrek terdapat campuran ampas kelapa. Bedanya lagi, bongkrek bisa dibilang sudah punah, bahkan di tempat asalnya, eks Karesidenan Banyumas.
Berbeda dengan mendoan, dage harus digoreng matang. Gorengan dage juga tidak bisa bertahan lama. Hanya sekitar 6-8 jam. Lebih dari itu, rasanya sudah berubah. Bagian luarnya akan terasa asam dan bagian dalamnya menjadi pahit.

Komentar
Posting Komentar